MINIATUR KERETA API DAN SEJARAH
Meskipun pada waktu sekolah kita menerima pelajaran
sejarah, namun tak mudah menyerap semua pengetahuan sejarah sekaligus hanya
dalam lintasan waktu kurang dari sepuluh tahun efektif. Miniatur Kereta Api dalam pandangan saya
merupakan sebuah sarana yang cukup efektif untuk memperkenalkan sejarah kebudayaan
bangsa, baik bangsa Indonesia maupun mancanegara.
untuk melihat lebih jauh tentang kota 'Kirangan', anda dipersilahkan meng klik http://aabandema.blogspot.com/2014/01/enjoy-living-in-kirangan-place.html dan ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/kota-kirangan-dan-kota-semarang.html
Produsen (baca : Pabrik) miniatur kereta api di
dunia, tidak membuat semua jenis model kereta api yang ada di muka bumi, yang
pernah dibuat oleh manusia. Karena itu
macamnya bisa mencapai ribuan.
Kereta-kereta api yang di-modelkan adalah kereta-kereta yang sangat populer
(mewakili zamannya), kereta yang melegenda atau kereta yang memiliki nilai
history.
![]() |
salah satu contoh miniatur lokomotif kereta api yang populer pada masanya |
Bermain kereta api miniatur memang tidak sekedar
bersenang-senang, karena ada unsur edukasi di dalamnya. Kereta api sendiri sesungguhnya merupakan
sebuah ‘agen sejarah’, karena benda mati tersebut bukan hanya membawa orang
atau barang dari satu tempat menuju tempat yang lainnya, namun juga membawa
berjuta kepingan sejarah, melintasi lorong zaman.
Ada rentang waktu di mana moda transportasi darat
bernama: ‘kereta api’ sangat menguasai hajat hidup orang banyak, di seluruh
dunia, bahkan hingga saat ini, kecuali di Indonesia. Negara kita termasuk Negara yang memiliki
jaringan kereta api paling awal (karena mendahului Jepang dan negara-negara di Asia pada umumnya - kecuali India), namun
kini orang Indonesia terlanjur tersesat (atau keblinger) dengan angkutan
transportasi pribadinya masing-masing.
![]() |
di luar negeri kereta api dan sarana transportasi massal berbasis rel, masih menjadi primadona |
Situasi Politik, ekonomi, sosial serta kebudayaan
masing-masing bangsa turut mewarnai perkembangan perilaku ber-kereta api. Melalui jendela kereta api kita menengok
peradaban, dan melalui miniatur kereta api, kita menghadirkannya dalam dunia yang
mini, namun meaningful.
Berbincang tentang kereta api di Indonesia misalnya,
tidak akan bisa dilepaskan dari sejarah kereta api zaman Hindia Belanda
(Nederland Indië menurut ejaan Belanda
yang baru, yang lama : Nederlandsch Indische). – Berbicara tentang kereta api
Belanda, tidak bisa terlepas dari kereta api Jerman, sebagai pelopor
perkeretaapian di Eropa (Barat) – Berbicara tentang kereta api Jerman, tidak
bisa terlepas dari sejarah yang lebih luas, tentang Perang Dunia, tentang
Hitler, tentang Holocaust, tentang tembok Berlin dan seterusnya.
Apalagi kebanyakan miniatur kereta api dunia adalah model-model kereta
api Jerman.
![]() |
miniatur gerbang kamp konsentrasi Auschwitz dan rel kereta api pada masa 'holocaust' |
Dalam sejarah kereta api kita, tentu tidak asing
dengan kereta api legenda : BIMA (Biru Malam) dan di negara Eropa, memiliki
banyak kereta api legendaris yang telah dimodelkan. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZMB08PCAzTfNwMv8sBHnAqR9g6XlqfnxsIccF2Gx2C4mj56rYhpgbuJpTu3PQrvPvHDtog6haABBo8FD3eMLJCs1jPvxUtrrhGPDXYnYDwq4mdtVSdKxVjmGLXX690mqYpDoYfxzflHO2/s320/BB30104_Bima_SGU.jpg Konsep layanan Kereta api legendaris tanah
air : BIMA (Biru Malam) mengingatkan pada salah satu layanan Staatssporwegen
yang cukup populer : ‘Java Nacht Express’ yang diresmikan operasinya pada
tanggal 1 November 1936 untuk relasi Batavia~Soerabaja, dan mengingatkan pula
pada salah satu kereta ‘Wagon Lits’ (CIWL) yang cukup populer : Le Train Bleu
yang berjalan dengan relasi : Paris ~ Calais(Perancis Selatan) dalam semalam
menggunakan kereta CIWL. Le Train Bleu
ini diopersionalkan oleh perusahaan Chemins
de fer de Paris à Lyon et à la Méditerranée. Le Train Bleu juga memiliki arti ‘Kereta Biru’
yang dicat warna biru dan berjalan sepanjang malam di Perancis.
![]() |
interior slaaprijtuig 'Java Nacht Express' |
KERETA API LEGENDARIS 'RHEINGOLD'
Rheingold adalah nama layanan kereta mewah dari Deutsche Gesellschaft Reichsbahn- dan
Trans-Europ Express_ dari Deutsche Bundesbahn , yang berangkat dari stasiun Hoek van Holland di Amsterdam menyusuri perjalanan
sepanjang sungai Rhein di Swiss.
Rheingold
(Rhinegold) adalah kereta yang terkenal yang beroperasi
antara Hoek van Holland , dekat Rotterdam , dan Jenewa , Swiss (atau Basel sebelum 1965), menempuh jarak
sejauh 1.067 kilometer (663 mil), sampai dengan tahun 1987. Sementara itu, kereta yang berangkat dari Amsterdam dan digabungkan ke kereta
yang dari Hoek van Holland di Utrecht . Kereta api Rheingold menempuh
perjalanannya menyusuri sepanjang Sungai Rhine melalui Arnhem, Belanda , dan Köln (Cologne, Jerman) , menggunakan gerbong
kereta mewah khusus. Penamaan ‘Rheingold’ terpengaruh pada popularitas
romantisme opera ‘Das Rheingold’ (Richard Wagner). Dari tahun 1965 sampai berakhirnya perjalanan
kereta api Rheingold di tahun 1987, hanya Rheingold satu-satunya kereta kelas
utama Trans Europ ekspres.
Kereta api Rheingold, pertama kali diberangkatkan pada
tanggal 15 Mei 1928 merupakan kereta api Fernschnellzüge (kereta super cepat
jarak jauh/ FD Rheingold). Maskapai kereta
api Republik Demokratik Jerman (Reichsbahn) menghadapi pesaingnya dalam kancah transportasi
: Belanda-Swiss 1928 juga mengakomodasi rute-rute Jerman dengan Pullman Edelweiss dari CIWL dari Amsterdam melalui Brussels, Luksemburg dan Strasbourg
ke Swiss. Dalam rangka menghadapi
competitor kereta-kereta Pullman milik CIWL, kereta-kereta FD Rheingold juga mengikuti
prinsip Pullman khususnya posisi duduk yang sangat nyaman dalam kompartemen
individual pada kelas utama dengan kursi yang cukup longgar. Sebagaimana gerbong-gerbong kereta Pullman (CIWL),
maka kereta Rheingold dilengkapi pula dengan layanan makanan dan minuman untuk memanjakan
wisatawan dalam kereta dengan dapur, yang juga mendatangkan keluhan di mana uap
memasak yang mengganggu ke kursi penumpang. Selain itu,
Rheingold juga dilengkapi dengan kereta-kereta bagasi. Interior kereta telah dirancang oleh seniman
ternama dan arsitek dengan pengaruh gaya dari Bauhaus. Konstruksi kereta api dirancang bangun oleh WUMAG (wagon dan Maschinenbau AG) di Görlitz , pabrik wagon Gebrüder
Crede dan perusahaan Wegmann & Co di Kassel dan perusahaan van der Zypen & Charlier di Köln-Deutz dan Linke-Hofmann - Lauchhammer di Breslau .
interior Rheingold pada tahun 1930 http://en.wikipedia.org/wiki/File:Bundesarchiv_Bild_102-10450,_Rheingold-Express,_Salon-Wagen_I._Klasse.jpg mengingatkan pada interior kereta api Staatsspoorwegen di Indonesia (Nederland Indië) pada periode yang sama http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/7?q_searchfield=interieur
pada koleksi Koninklijke Instituut voor Taal-,Land- en Volkenkunde
![]() |
foto-foto Interieur van een toeristencoupé van een trein in Nederlands-Indië yang diambil periode 1920~1930 |
sementara itu, teknologi konstruksi gerbong kereta api 'Rheingold' yang dikerjakan oleh WUMAG, di Görlitz, mengingatkan saya pada gerbong kereta api BIMA, yang diproduksi oleh pabrik yang sama
![]() |
bekas gerbong produksi WUMAG - Görlitz |
untuk keterangan kereta api BIMA dapat anda ikuti di http://semboyan35.com/printthread.php?tid=873&page=79
Masing-masing kereta "Rheingold" memiliki livery yang dirancang
konsisten namun antara luar dan interior kereta memiliki corak yang
berbeda-beda. Dinding dan langit-langit
dengan panel kayu yang berbeda (misalnya, Zebrano , Rosewood atau maple) atau terbalut dengan kain. Masing2 kereta
memiliki desain yg berbeda di setiap gerbongnya.
Kereta api "Rheingold" biasanya hanya kelas utama dan kelas kedua. Sehingga rangkaian kereta api terdiri dari
- gerbong kelas pertama dengan 28 kursi,
- gerbong kelas pertama dengan 20 kursi dan dapur,
- gerbong kelas dua dengan 43 kursi,
- gerbong kelas dua dengan 29 kursi dan dapur,
- keranjang bagasi dengan segel cukai dan alat pembalik, dua gerbong kereta bagasi beriringan, namun hanya sesekali waktu saja ada tiga kelas kereta
Makanan untuk para penumpang disediakan dari dapur. Layanan
penyajiannya : direkt am Platz, pilihan bersantap tersebut termasuk misalnya:
telur rebus dengan saus foie gras atau Rehsteaks dengan Wacholdertunke dan
morels. Sesuai dengan kelas keretanya,
maka peralatan makanan terbuat dari piring porselen halus dan perak. Kereta-kereta Rheingold memiliki livery
eksklusif dalam warna ungu dan krem dengan atap perak abu-abu yang dikelola
oleh Mitropa .
Layanan penyajian 'direkt am Platz' itu hanya istilah saja, sebetulnya sama dengan layanan di kereta eksekutif Indonesia kelas 'Argo' atau 'K1' di mana makanan langsung dibawa oleh waitress ke tempat duduk masing-masing penumpang, ini membedakan dengan layanan di mana penumpang harus menuju ke kereta makan. Hanya barangkali menu makannya yang 'beda', karena kalau di kereta kita, paling hanya : nasi goreng, steak dan mie rebus yang harganya 'waoww' itu
Kita sering melihat tulisan 'Mitropa' di atas model kereta-kereta Rheingold, namun apakah sesungguhnya 'Mitropa' ?
Mitropa adalah sebuah
perusahaan katering sangat terkenal karena telah berhasil mengelola beberapa kereta tidur
mewah dan kereta makan milik beberapa maskapai
kereta api Jerman pada abad ke-20. Sejak reorganisasi pada tahun 2002, perusahaan hanya menyediakan jasa makanan stasioner untuk perusahaan kereta
api.
Nama Mitropa merupakan turunan dari "Mitteleuropa" (istilah Jerman,
untuk Eropa Tengah).
Mitropa didirikan semasa Perang Dunia I, yaitu pada tanggal 24 November 1916, dengan nama asli : Mitteleuropäische Schlafwagen-und Speisewagen Aktiengesellschaft.
Pendirinya adalah gabungan beberapa perusahaan kereta api yang di Jerman dan Austria-Hongaria,
dalam rangka menghadapi pesaing
dari perusahaan Compagnie Internationale des Wagons-Lits (CIWL). Setelah perang, CIWL mampu
mengambil alih rute di Eropa Tengah di luar Jerman, sementara Mitropa masih mendapat jatah rute di dalam Jerman serta rute ke
Belanda dan Skandinavia. Perusahaan ini maju dan berkembang pada masa-masa perang dunia dan mengelola sekitar 750 gerbong hingga tahun 1940, namun belum pernah menandingi CIWL.
nah....dari tadi banyak tulisan CIWL,....apakah itu ?
![]() |
Georges Nagelmacker 1845~1905 |
CIWL adalah layanan kereta mewah berbasis Perancis, yang telah hadir lebih lama di dataran Eropa - kelak merupakan KOMPETITOR dari "Rheingold" dengan "Mitropa"-nya
Dalam perjalanannya ke Amerika
Serikat pada 1867-1868 Georges Nagelmackers (24 Juni 1845 ~ 10 Agustus 1905,
seorang saudagar dari Belgia berusia 23th, mempunyai hubungan dekat dengan
istana Raja Leopold II dari Belgia) terkesan oleh kereta malam Pullman. Setelah
ia kembali ke Belgia, ia memutuskan untuk membangun jaringan kereta api di
Yurop. Georges membayangkan bahwa kereta tersebut harus mewah dan mampu melakukan
perjalanan lintas batas negara.
Pada 1874 Nagelmacker mendirikan
Compagnie Internationale des Wagons-Lits yang sepuluh tahun berikutnya dikenal
dengan nama et des Grands ekspres Européens.
Pada tahun 1886 perusahaannya
telah menjadi penyelenggara utama bagi sebagian besar negara-negara Yurop. Simbol "WL" yang dilambangkan dua
singa menjadi merek dagang yang sangat prestisius ketika itu.
Perusahaan kereta mewah
Wagon-Lits atau kereta tidur ini cukup sukses, masing-masing rangkaian
dilengkapi dengan kereta makan (restorasi) yang digabungkan ke kereta yang
dijadwalkan secara rutin berdinas dan diopersikan oleh jaringan kereta api dari
negara-negara Eropa yang disinggahi Wagon-Lits (CIWL). Kereta-kereta tersebut ini ditarik oleh lokomotif
dari berbagai maskapai kereta api,
(Wagon-Lits tidak memiliki lokomotif armada sendiri).
![]() |
sebuah kereta makan Compagnie Internationale des Wagon-Lits (CIWL) |
Untuk menikmati kereta-kereta Jerman yang lain, anda dapat berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yurop.html dan lanjutannya di http://aabandema.blogspot.com/2014/01/lokomotif-lokomotif-mirip-2.html
Sebelum Perang Dunia I , CIWL
memegang monopoli menjadi satu-satunya kelompok yang melayani kebutuhan
wisatawan kereta api internasional. Layanan
utama andalan CIWL adalah ‘Orient Express’ dengan relasi Paris~Istambul (Turki)
dan pasih banyak lagi yang lain. Nama
Kereta api legendaris tanah air : BIMA (Biru Malam) terpengaruh dari salah satu
layanan CIWL yang cukup populer : Le Train Bleu yang berjalan dengan relasi :
Paris/Calais ~ (Perancis Selatan) dalam semalam menggunakan kereta CIWL. Le Train Bleu ini diopersionalkan oleh
perusahaan Chemins de fer de Paris à Lyon et à la Méditerranée.. Di samping kereta mewah, CIWL juga mendirikan
beberapa hotel mewah : Compagnie Internationale des
Grands Hotels (1894) di samping bebrapa hotel yang lainnya seperti Hôtel
Pera Palace di Istanbul Turki, Hôtel de la Plage di Ostend, Grand Hôtel des Wagons-Lits di Beijing
(RRC). Perusahaan ini juga memperkenalkan
layanan terkenal, seperti Orient Express ,
Nord expresc , dan Sud express dan diperluas ke pasar luar Eropa
termasuk melayani Transsibérien seluruh Rusia.
"Rheingold" adalah sebuah rangkaian kereta api milik Deutsche Gesellschaft Reichsbahn, yang kelak dikelola oleh Deutsche Bundesbahn, oleh karenanya ada baiknya kita me-refresh ingatan sejarah tentang kereta api di Jerman
Maskapai Kereta api di Jerman,
pertama kali didirikan pada tahun 1871 bernama “Reichseisenbahnen in Elsaß-Lothringen”, yang memiliki kantor pusat
Kaiserliche di Stasbourg. Maskapai
tersebut merupakan peninggalan maskapai Perancis : (Compagnie des chemins de
fer de l’Est) – salah satu dari jaringan kereta api Republik ketiga Perancis,
yakni bagian wilayah timur yang telah dibeli oleh kekaisaran Jerman (Deutschen
Reiches), dan pada akhir perang dunia I (PD I) maskapai ini jatuh kembali ke
Perancis.
Di tahun 1875 Otto von Bismarck
tidak berhasil bernegosiasi dengan partai oposisi (Albert von Maybach) di
Bundesrat (Dewan Federal) untuk mendapatkan jalur utama kereta api kekaisaran
(Haupteisenbahnlinien), sementara Albert von Maybach mengajukan proposal
Reichseisenbahngesetzes.
Akhirnya sesuai dengan ketentuan pertama Konstitusi Weimar (Weimarer
Verfassung) tertanggal 11 Agustus 1919, Undang undang Negara membentuk Reichseisenbahnen sebagai pengendali
maskapai kereta api negara bekas Kekaisaran Jerman (Deutschen
Reiches). Secara khusus,
ini meliputi
:
Deutsche Reichsbahn Gesellschaft
Pada tahun 1924 - Rencana
Dawes dikembangkan antara
lain untuk menyelesaikan Undang undang Perkeretaapian Kekaisaran (Reparationsgläubigern). Oleh karena itu sesuai dengan pasal 12 undang-undang tersebut, maka
sejak bulan Februari 1924 ditetapkan regulasi tentang pembentukan maskapai perkereta apian milik negara "Deutsche Reichsbahn", yang bertugas
mengoperasikan dan mengelola properti milik Deutschen Reiches (Kekaisaran Jerman). Ini
menggantikan Deutsche Reich sebagai pemilik Kereta
api kekaisaran Jerman (Reicheisenbahnen).
Karena Reparationsgläubigern
tidak memberikan juklak (petujuk pelaksanaan)
yang rinci, maka pada tanggal 30 Agustus 1924
diterapkan Hukum Reich
Lembaran II p
272 dari "Undang
undang maskapai perkereta apian Kekaisaran Jerman (Reichsbahngesetz)". Dengan undang-undang
ini, Kekaisaran Jerman mendirikan
sebuah perusahaan publik dengan
nama " Deutsche Reichsbahn-Gesellschaft " untuk pengoperasian Imperial Railways. Dengan demikian maka
perusahaan negara " Deutsche Reichsbahn " dibubarkan. (1924~1937)
Hitler berkuasa Agustus
1934~April 1945
Hitler adalah veteran Perang
Dunia I dengan banyak gelar dan bergabung dengan Partai Pekerja Jerman
(pendahulu NAZI) pada tahun 1919 - Tahun 1923, ia melancarkan kudeta di Munich
yang dikenal dengan peristiwa Beer
Hall Putsch yang mengantarkannya ke balik terali besi. Setelah bebas tahun 1924, Hitler mendapat
dukungan rakyat dengan mengecam Perjanjian Versailles dan menjunjung Pan-Jermanisme, antisemitisme,
dan anti-komunisme melalui
pidatonya yang karismatik dan propaganda Nazi. Setelah
ditunjuk sebagai kanselir pada tahun 1933, ia mengubah Republik
Weimar menjadi Reich Ketiga (kerajaan pertama adalah Kekaisaran Romawi Suci, sedangkan kerajaan
kedua adalah Kekaisaran Jerman – menurut pandangan Hitler), sebuah kediktatoran satu partai yang
didasarkan pada ideologi Nazisme yang totalitarian
dan otokratik.
Hitler memerintahkan Jerman dipersenjatai
kembali dan Wehrmacht (angkatan bersenjata Nazi-Jerman
pada masa kepemimpinan Hitler) menginvasi
Polandia pada bulan September 1939, menyebabkan pecahnya Perang Dunia
II di Eropa. Di bawah pemerintahan
Hitler, pada tahun 1941 pasukan Jerman dan sekutu
Eropanya menduduki sebagian besar Eropa dan Afrika Utara. Tahun 1943, Jerman terpaksa bertahan diri dan
mengalami serangkaian kekalahan dalam pertempuran.
Tahun 1944, Sekutu Barat menyerbu Perancis, sementara Uni Soviet
merebut kembali semua teritori yang pernah dicaplok dan menyerbu Jerman beserta
sekutunya. Perang di Eropa berakhir dengan pendudukan Berlin oleh tentara Soviet dan
Polandia dan penyerahan tanpa
syarat Jerman pada tanggal 8 Mei 1945.
Wilayah Eropa Timur yang
dibebaskan dari Nazi dan diduduki oleh pasukan Soviet selanjutnya juga
ditambahkan ke Blok Timur dengan mengubahnya menjadi negara
satelit
Republik Demokratik
Jerman (Jerman
Timur) paska perang dunia II (1949) mengikuti blok komunis Sovyet,
sedangkan Republik Federasi Jerman (Jerman Barat) mengikuti blok kapitalis
dengan ‘Soziale Marktwirtschaft‘ (ekonomi
pasar sosial). Singkat kata, perekonomian
negara Republik Federasi
Jerman (Jerman Barat) mengalami kemajuan yang bagus, sementara rezim komunis
berada di ambang kehancuran.
Deutsche Reichsbahn, disingkat DR, adalah
perusahaan kereta api negara Jerman
periode Republik Weimar
pasca-perang dunia I (Republik Weimas adalah republik parlementer
yang didirikan tahun 1919 di Jerman untuk menggantikan bentuk pemerintahan
kekaisaran. Sering pula dinamakan Deutsches Reich) Kekaisaran Jerman bubar melalui Revolusi Jerman
1918–1919 dan sebuah pemerintahaan demokratis yang kemudian dikenal dengan
nama Republik Weimar.
![]() |
model kereta api "Rheingold" dari Vectis |
Kereta-kereta Rheingold kembali berdinas setelah Perang Dunia Kedua, adalah F-Zug (kereta ekspres -Fernschnellzug) dikenal juga sebagai "Rheingold Ekspres" melayani relasi dari Hoek van Holland (sebuah stasiun pelabuhan yang
padat) dan Basel (D 164), termasuk
Parallelzug Amsterdam-Köln(D
264).
Perjalanan yang pertama
ini diikuti tiga kelas kereta (dari tipe Schürzenwagen yang digunakan di tahun 1938) dan berdinas hingga 20
Mei 1951.
Kereta-kereta tersebut memiliki striping warna biru dengan tulisan "Deutsche Bundesbahn" dalam huruf
aluminium. Kereta
Makan restorasi sampai dengan 23 Mei 1955 dioperasikan oleh CIWL, diikuti oleh DSG
Sejak bulan Mei 1953, "Rheingold Ekspres"
bernomor F164/163 menggunakan nama "Lorelei", sedangkan sepasang
kereta F 10/9,
yang berdinas mulai Mei
1952 yang menggunakan nama " Rhein-Pfeil " dengan rute yang sama , selanjutnya juga dinamai "Rheingold ekspres ". Kemudian Mei 1954 itu hanya "Rheingold".
Perubahan nama juga terjadi pada Flügelzug F
22/21, relasi Dortmund-Munich
(Innsbruck). F 10/9 dan F 22/21 berganti nama dari
Mei 1954 sampai Mei 1958 dengan nama "Das
Rheingold"
Enam gerbong tua dari Rheingold
tahun 1928-1929 telah
dibeli dan diperbaiki
oleh Freundeskreis Eisenbahn Köln (FEK) sejak pertengahan enam puluhan. Pada tahun 1970-an, Freundeskreis Eisenbahn Köln mengambil rute bersejarah Rheingold melalui perjalanan khusus
dan sejak saat itu telah
melakukan lebih dari 100 perjalanan.
Saat ini, hanya sebuah kereta makan dilengkapi
dengan kursi dan interior Pullman tahun 50-an dengan nomor
20508 COLOGNE didinaskan
secara reguler pada rute spesial Rheingold dengan
FEK. Hal
ini dapat dipesan melalui Freundeskreis Eisenbahn Köln atau dicarter
untuk sebuah acara. Sementara itu tiga seri kereta yang lain(24503,24512,
24517) menunggu giliran direstorasi.
Enam gerbong tua-Rheingold
dari tahun 1928/1929
telah disewa
oleh Trans Europ Eisenbahn
AG (TEAG). Dua
gerbong di antaranya yang berdinas adalah (nomor 24506
dan 24507 COLOGNE
COLOGNE) dan (NIE)
merupakan kereta mewah
"Nostalgia Istanbul Orient Express".
Kereta makan
‘berpunuk’ dan kereta obsevasi milik DB membutuhkan biaya perawatan intensif
dan desain khusus yang mahal sehingga, tahun 1970 sudah dihentikan layanannya. Kereta-kereta observasi pertama kali dijual di
Swiss, setelah beberapa tahun mereka menjalani rute ke Swedia. Di kedua negara, mereka
terutama digunakan dalam kereta api khusus oleh pemilik swasta.
Pada saat Deutsche
Bahn AG berdiri dari tahun 2002, sebelas eks gerbong TEE, dua kereta makan, kereta
wisata dan kereta observasi dari seri kedua dikembalikan livery tradisionalnya empat
jendela merah dan krem. Gerbong-berbong
tersebut kini diberdayakan oleh DB Regio (anak perusahaan DB AG) untuk kereta
wisata rute-rute nostalgic. Kereta observasi yang lainnya dari seri kedua
milik DB Museum Koblenz diparkir tidak digunakan untuk
umum.
Saat ini tersedia FEK dari kereta makan asli
dari TEE Rheingold dari tahun 1962. FEK
juga memiliki mobil lain di cat biru / cream, jadi kereta observasi, kereta
bar, kereta perusahaan dan sebuah kereta kompartemen. Salah satu dari tiga kereta observasi dari
seri pertama dengan delapan jendela telah diambil pada musim gugur tahun 2006
di cat ulang livery biru tua / cream dan dimiliki oleh EVB GmbH di Wina.
DSG (Deutsche Schlafwagen-und Speisewagengesellschaft, sekarang dikenal dengan der Deutsche Gesellschaft
Service-Bahn atau DSG) adalah anak perusahaan dari Deutsche Bundesbahn, memiliki kantor pusat
di Frankfurt am Main, adalah perusahaan yang terbentuk dari infrastruktur
Mitropa di eks Jerman Barat pada 1949. Perusahaan
ini masih ada sampai tahun
1994 ketika reunifikasi Jerman dan dengan Mitropa
Jerman Timur membentuk Mitropa AG
Pada masa "Rheingold" di bawah otoritas 'Deutsche Bundesbahn' (paska perang Dunia II - perang dingin dan Jerman terpecah 2, layanan 'Mitropa' untuk kereta-kereta restorasi Rheingold digantikan oleh DSG)
![]() |
model kereta Deutsche Reichsbahn Gesellschaft (DRG) dengan layanan 'Mitropa' |
- terimakasih atas kunjungan anda -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar