Total Tayangan Halaman

Senin, 20 Januari 2014

KOTA KIRANGAN dan KOTA SEMARANG

ANTARA ADA dan TIADA (between absence and presence)_lanjutan

Artikel ini merupakan lanjutan dari http://aabandema.blogspot.com/2014/01/kota-kirangan-dan-kota-semarang.html

Saya lanjutkan lagi cerita tentang Semarang, ada beberapa foto yang saya ambil lagi pada sesi pemotretan di hari saya bertemu 'opah', tanggal 2 bulan November tahun yang baru lewat (2013)
angle dari jembatan 'Broek' ke arah 'Westerwalstraat' di kawasan Oudstadt Samarang

 kemudian ada sebuah bangunan (rumah) lama yang hendak direnovasi (?) atau hendak dirobohkan, masih kurang jelas 
rumah di Jl. Cipto - kota Semarang
  masih pada hari yang sama, di lokasi yang sama di Hoogendoorpstraat (Jl Kepodang), saya mengambil gambar beberapa gedung yang menurut saya cukup elok, karena kebetulan saya suka dengan gaya-gaya kolonial yang masih terlihat indah meskipun telah dimakan usia

sebuah façade di Jl. Kepodang - Semarang
 sebetulnya sayapun ingin menghadirkan gaya-gaya kolonial seperti itu ke dalam object miniatur kota KIRANGAN, namun apalah daya....
model stasiun Kirangan dengan cita-cita 'Kolonial style'
kurang lebih seperti stasiun Blitar tahun 1905
model stasiun Kirangan tampak dari depan
stasiun Kirangan dengan sedikit penambahan detail
nahh....kembali pada cerita Semarang....
beberapa hari setelah pengambilan foto yang pertama, pada tanggal 5 bulan November tahun 2013, saya kembali ke kota Semarang,...masih penasirun dengan kunjungan yang pertama, kebetulan ada beberapa waktu luang, saya sempatkan untuk hunting,...dan ini hasilnya
kantor Pos Semarang, menurut sebuah sumber, dibangun pada tahun 1862
kantor Pos di Semarang, dengan sedikit penampakan Groote Huis (Papak Huis) yang ternyata lebih sepuh daripada kantor Pos-nya
koleksi 'Tropen Museum' salah satu pintu masuk 'Groote Huis'
Groote Huis ini konon ceritanya pernah terbakar hebat, sehingga melumat arsip-arsip kota Semarang lama dari zaman VOC
foto Groote Huis tahun 1900-an
Gedung Papak di foto dari angle yang berlawanan dari foto yang di atas.  Groote Huis ini menurut beberapa sumber dibangun pada tahun 1854
detail jendela kantor Pos yang wow...exciting
salut untuk pengelola kantor Pos Semarang, masih terawat gedung ini dengan baik !
Polder di depan stasiun Semarang Tawang, memberi nilai tambah monumentalitas stasiun Tawang
view Stasiun Tawang dari arah polder
Sebagai pelaku hobby miniatur kereta api, sekaligus penggemar kereta api dan bangunan kolonial, mengambil gambar stasiun Tawang ini wajib hukumnya.  Sengaja saya mengambil gambar stasiun Tawang dari pandangan skala kota, karena sudah banyak foto-foto stasiun Tawang dari dekat, di Google juga banyak.  Stasiun dengan rancang bangun arsitek Sloth - Blauwboer ini didesain sebagai stasiun yang dipersiapkan untuk menjadi pintu kedatangan tamu, Stasiun Tawang dirancang sebagai bangunan yang anggun dengan karakter bangunan berlanggam Romanticism yang populer di Eropa pada masa itu yang dipersiapkan untuk perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda dari Spanyol (Tentoonstelling).  Stasiun Semarang Tawang dibuka untuk publik pada tanggal 1 Juni 1914

nah....dari Semarang Tawang, saya bergegas ke stasiun Semarang Poncol, karena ini adalah salah dua dari beberapa stasiun dan halte yang masih 'berdenyut nadi'-nya di kota Semarang, karena stasiun-stasiun yang lain sudah tinggal sejarah dan kenangan.  Menurut sumber Wiki, stasiun ini juga dibangun di tahun 1914 dengan arsitek legendaris sir Henri Maclainepont, perancang gedung ITB dan gereja Pohsarang di Kediri.  Jika stasiun semarang Tawang (SMT) adalah bekas stasiun N.I.S.Mij, maka stasiun  Poncol (SMC) merupakan peninggalan perusahaan swasta SJS Mij (Semarang Joanna Stoomtram Maatschappij)

Artikel selanjutnya dapat anda baca di  http://aabandema.blogspot.com/2014/01/kota-kirangan-dan-kota-semarang_21.html
 
Stasiun Semarang Poncol (SMC)

KOTA KIRANGAN dan KOTA SEMARANG

ANTARA ADA dan TIADA (between absence and presence)

Sebenarnya kota 'KIRANGAN' merupakan fictional place dan kota Semarang adalah kota yang real, dapat kita kunjungi, sehingga hubungan antara dua kota menjadi antara ada dan tiada.
Tiada hubungan karena memang berbeda dunia dan berbeda skala, kota 'Kirangan' berada pada skala 1/87 dan kota Semarang berada pada skala nyata.   Karena blog ini mengupas tentang miniatur kereta api, maka tidak dapat dilepaskan dari kereta api yang sesungguhnya, dan tidak terlepas dari kota kelahiran jaringan transportasi moda KERETA API yang ada di Indonesia, yang dibuka secara resmi pada tanggal 10 Agustus 1867, menghubungkan kota SAMARANG (=sekarang Semarang) menuju TANGOENG (=sekarang Tanggung) di mana pencangkulan pertama diresmikan oleh Gubernur Jenderal Ludolph Anne Jan Wilt Baron Sloet van Beele.
pembukaan Halte 'Tangoeng' perjalanan kereta api pertama kali di tanah Jawa (Indonesia)
 perjalanan ke Semarang, pada suatu hari di bulan November 2013 yang baru lalu, tertambat pada sebuah pemandangan di kawasan kota lama Semarang, yang kemudian saya dengar bernama : OUDSTADS SAMARANG
perkenalan pertama, sebuah pohon
di depan gedung ini saya tertegun pada sebuah pohon, dan belakangan saya tahu bahwa pohon ini tumbuh di bekas salah satu menara kubah gedung 'Nederlandsch Indischë Cultuur Maatschappij der Vorstenlanden'
Bagi anda penggemar miniatur kereta api mancanegara Eropa, anda dapat berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yurop.html   dan ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/lokomotif-lokomotif-mirip-2.html


sekarang kita kembali ke kota Kirangan, di mana saya berusaha memberikan sentuhan lokal, agar terasa atmospher Indonesia-nya
kios kota KIRANGAN
di mana ada sebuah masa di negara kita, di kota-kota kecil maupun kota besar, banyak dijual di kios-kios pinggir jalan, galon air mineral dan tabung elpiji 3kg yang mungkin tidak kita jumpai di negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia, Tahiland, Singapura, Philipina, apalagi negara jauh seperti Jepang, Korea, negara-negara di Eropa dan Amerika, dan itupun pada tahun 1990-an masih belum ada !

nahh......kembali lagi ke kota Semarang, setelah mengambil foto tersebut, kemudian saya mengambil foto pohon beserta bangunannya dari sisi yang lain
pohon di atas reruntuhan gedung NIC der Vorstenlanden diambil dari depan gedung 'Spaarbank'
ketika sedang asik motret di depan gedung ini, tiba-tiba ada seorang opa-opa negur :"kamu tau itu gedung apa ?"........dari situ lalu beliau bercerita........kemudian opa tanya saya darimana,.....setelah tau saya dari Matraman di Jakarta, beliau bercerita dulu pernah bekerja di Jakarta selama 8 tahun di belakang Universitas Indonesia di Salemba, di 'Hatta Foundation' milik alm. Proklamator Muhammad Hatta.  Belakang kantor beliau adalah rumah kediaman kakak dari gubernur Ali Sadikin yang pada waktu itu masih menjabat.  Saya sempat terbengong-bengong,....bengong karena sebuah perjumpaan yang sangat mengejutkan, seorang opa yang asing bagi saya, di tempat yang asing,.....saya masih ingat ketika beliau berkata : "KAMU HARUS FOTO ITU SEMUA".......dalam hati kecil saya geli :..."lha gila apa...?!?!......gak sudi banget"......apalagi saya melihat suasananya yang kumuh.  Sayang sekali ketika saya bertanya :"Om siapa namanya ?"......buru-buru beliau pergi sambil tangannya digerak-gerakkan......sungguh sebuah perjumpaan paling ANEH dalam hidup saya.  
sebuah gedung berusia lebih seabad, perjumpaan dengan 'Opah'


kemudian setelah perjumpaan itu, saya mengambil beberapa foto di kawasan kota tua  
belakangan saya juga baru tau kalau ini hasil karya maestro Arsitek Prof. 'Schoemaker'
Setelah gugling dan mencari keterangan di sana-sini, saya baru ngeh kalau lokasi di mana saya bertemu dengan Opah itu di Hoogendoorpstraat, dan sekarang namanya Jl. Kepodang di kawasan Oudstadt Samarang

Dan bagi anda penggemar sejarah perkereta apian di Amerika Serikat, anda dapat berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/sejarah-kereta-api-amerika-yuwes.html   

untuk yang penasaran dengan lokomotif uap, anda bisa membuka http://aabandema.blogspot.com/2014/01/susunan-roda-lokomotif-uap.html     


Kembali lagi ke pedalaman kota Kirangan, selain miniatur atmosfer kota mini, saya juga menyukai type kendaraan-kendaraan yang dulu hadir di masa kecil, dan sekarang telah menjadi sesuatu yang jadul, vintage, retro, heritage,....atau apalah.........
narsis para lansia di kota KIRANGAN
Wisata Jadul Kirangan dari sudut yang lain
Artikel selanjutnya dapat anda baca di http://aabandema.blogspot.com/2014/01/kota-kirangan-dan-kota-semarang_20.html

KONSEP KOTA KIRANGAN

MEMBANGUN LINGKUNGAN IMAJINER UNTUK MINIATUR KERETA API INDONESIA

KIRANGAN merupakan istilah bahasa Jawa yang berarti 'tidak tahu', 'tidak diketahui', 'kurang tahu', yang saya angkat sebagai nama sebuah lingkungan imajiner dalam menyusun miniatur kereta api.
Nama 'Kirangan' dapat menunjuk pada fictional place seperti 'RADIATOR SPRING' dalam film animasi garapan 'Disney-Pixxar' dengan judul 'CARS'.
suasana sebuah fictional place, kota 'RADIATOR SPRINGS'
dalam membangun konsep kota 'KIRANGAN' saya mengangkat suasana sehari-hari yang khas Indonesia.  Seperti gambar di atas yang dapat anda lihat di http://images2.fanpop.com/images/photos/8300000/Radiator-Springs-disney-pixar-cars-8366041-600-323.jpg maka untuk suasana kota Kirangan ini saya berusaha membangun sebuah suasana tempat-tempat yang umum dijumpai di beberapa kota kecil di Indonesia
tahap awal pencarian identitas kota 'KIRANGAN'
untuk anda pemerhati bangunan gedung perkereta apian mancanegara atau Indonesia, jangan lupa berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-arsitektur-ruang_18.html

jika pada gambar di atas membawa kita pada suasana lingkungan marjinal sebuah kota, maka untuk suasana-suasana lain saya membuat sebagai berikut
suasana kampung pedesaan
suasana kampung Kirangan
kantor Sudin Kebersihan kota KIRANGAN
Untuk memperkental suasana lokal, saya sengaja membawa bangunan berarsitektur etnik atau vernakular ke dalam kota KIRANGAN
sebuah warung Padang kota KIRANGAN
rumah vernakular kampung KIRANGAN

Di samping beberapa bangunan yang bergaya moderen seperti ini
warunk kopi cak Sabar
rumah modern minimalis
Awalnya saya sempat berfikir menggunakan nama 'Antah Berantah' untuk menjelaskan fictional place yang hendak saya kembangkan, kemudian saya pendekkan menjadi 'Entah' supaya lebih simpel dan mudah diingat, lalu terfikir menjadi nama 'KIRANGAN' supaya lebih kental ke etnik Jawa.   Bagi anda penggemar sejarah kereta api mancanegara, jangan lupa kunjungi http://aabandema.blogspot.com/2014/01/sejarah-kereta-api-amerika-yuwes.html   
dan untuk mengenal lebih dalam tentang apa itu GAUGE dan SKALA, anda dapat berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/skala-gauge.html

sudut-sudut lain dari kota 'KIRANGAN' adalah sebagai berikut
Wisata Jadul kota 'Kirangan'
suasana marjinal dengan becak
suasana kampung KIRANGAN
Stasiun KIRANGAN
dan jika anda tertarik untuk melihat jenis-jenis lokomotif mancanegara, yang Eropa dapat ada lihat di
http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yurop.html

Untuk lokomotif-lokomotif Amerika (Yuwes) anda dapat bertandang ke  http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yuwes.html

-terimakasih atas kunjungannya, dan nantikan posting dari saya berikutnya, salam -

SEJARAH KERETA API AMERIKA (YUWES)

the LAST SPIKE dan OVERLAND ROUTE

Logo Union Pacific (Yupi) dengan Overland Route


 Sungguh keren bendera (logo) Union Pacific (Yupi) dengan tulisan 'OVERLAND ROUTE' ini, namun apakah itu 'overland route' ?
Marilah sejenak kita melihat sejarah perkeretaapian di Amerika Serikat (Amrik, Yuwes)
Jaringan kereta api lintas benua Amerika yang pertama : First Transcontinental Railroad (mula-mula dikenal sebagai "Pacific Railroad" sebelum nama " Overland Route ") memiliki jalur sepanjang 1.907 mil (3.069 km) yang dibangun antara 1863 dan 1869 di bagian barat Amerika Serikat untuk menghubungkan pantai Pasifik di teluk San Francisco  dengan jaringan rel yang ada di bagian Timur AS dari Council Bluffs, Iowa , di Missouri River .  
 
model gerbong Post armada Central Pacific Railroad, predesor 'Southern Pacific'

Pembangunan jaringan rel kereta api perintis lintas benua ini melibatkan tiga perusahaan swasta raksasa saat itu : Western Pacific Railroad Company (lama) jalur antara Oakland ke arah Barat-Utara ke Sacramento, California (sejauh 132 mil (212 km)), maskapai kereta api Central Pacific Railroad of California dari Sacramento ke arah Barat menuju ke Promontory Summit, Wilayah Utah (UT) (690 mil (1110km)), dan Perusahaan Kereta Api Union Pacific dari Council Bluffs ke arah Timur dari Jalan nasional terminus bagian Timur di sisi timur dari Missouri River Omaha, Nebraska ketemu Promontory Summit (sejauh 1085 mil (1746km)). 
peta 'Overland Route' berdasarkan keterangan Wikipedia

model boxcar Yupi dengan logo 'Overland Route' ber-skala 'O'

ilustrasi para pekerja imigran dari Cina 
para imigran asal China dipekerjakan untuk pembangunan jalan kereta api di Sierra Nevada
 
sementara itu di tanah air, bangsa kita pun menjadi korban eksploitasi pembangunan jaringan kereta api

kredit foto
http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/12?q_searchfield=bandjar+tjiamis

'inlander' pekerja diambil fotonya di stasiun Kedungjati (KEJ) Jawa Tengah

Jaringan kereta api Pacific Railroad ini, pertamakali dibuka secara resmi pada 10 Mei 1869, ditandai dengan upacara "Last Spike" simbolis pemukulan paku emas pada bantalan rel di Promontory Summit.    Jalur ini membentuk jaringan transportasi mekanis lintas benua yang merevolusi pemukiman dan perekonomian Amerika Barat (mungkin juga budaya), dengan ini membuat negara-negara bagian di wilayah barat menetapkan garis perbatasan yang tegas dan mengambil profit ke dalam "Union" dan membuat transportasi penumpang maupun barang menjadi lebih cepat, lebih murah dan jauh lebih fleksibel dari pantai ke pantai.
ritual 'the Last Spike' merupakan moment paling bersejarah dalam perkeretaapian Yuwes
 
Promontory Summit merupakan daerah dataran tinggi 32 mil (51 km) sebelah barat dari Brigham City, Utah , dan 66 mil (106 km) barat laut dari Salt Lake City . Berada pada ketinggian 4.902 kaki (1.494 m) di atas permukaan laut , terletak di sebelah utara dari Pegunungan Promontory dan Great Salt Lake.
Sebutan ‘Overland Route’ menjadi terkenal sejak tahun 1962 setelah orang lebih tertarik menggunakan layanan angkutan kereta api. (Cooper, Bruce Clement (Ed), The Classic Western American Railroad Routes. New York: Chartwell Books(US) / Bassingbourn: Worth Press (UK); 2010. ISBN 978-0-7858-2573-9; ISBN 0-7858-2573-8; BINC: 3099794. pp 44–45).    
Sebelum itu,  penumpang dan barang menggunakan Kapal (ferry) uap  yang menghubungkan Sacramento ke kota-kota dan fasilitas pelabuhan di teluk San Francisco hingga 1869, ketika Central Pacific Railroad (CPRR) selesai dan membuka kelas Western Pacific Railroad ke Alameda dan Oakland (MP 6 ).
 
begitu membahana nya moment 'the Last Spike' sehingga dibuatkan model miniaturnya ber-skala HO

Pada musim panas tahun 1868, Central Pacific telah menyelesaikan jalur kereta pertama melalui Sierra Nevada dan saat itu bergerak turun menuju Plains Interior dan jalur kereta api dari Union Pacific .  Lebih dari 4.000 pekerja, di antaranya dua per tiga adalah imigran Cina , telah membangun lebih dari 100 mil (160 km) dari jalur di ketinggian di atas 7.000 kaki (2.100 m). Pada bulan Mei 1869, yang ujung rel Union Pacific dan rel kereta api Central Pacific akhirnya bertemu di Promontory Summit, Wilayah Utah .  Seorang pekerja Cina dan Irlandia khusus yang terpilih hanya butuh 12 jam untuk merampungkan bagian akhir sejauh 10 mil (16 km) sehingga upacara ‘Last Spike’ dapat terlaksana (meskipun konon sepat tertunda sehari karena adanya pemogokan).
Promontory Summit telah disepakati sebagai titik di mana kedua ujung rel bertemu dan akan memenuhi pertemuan berikutnya di Washington, DC pada bulan April 1869.  Sebuah upacara akan diadakan untuk memperingati moment yang bersejarah tersebut (the Last Spike). Namun, tanggal asli tanggal 8 Mei harus ditunda selama dua hari karena cuaca buruk dan perselisihan perburuhan di sisi Union Pacific.
Pada tanggal 10 Mei,  untuk mengantisipasi lancarnya upacara, rangkaian Union Pacific dengan road number 119 dan rangkaian Central Pacific road number 60 (lebih dikenal sebagai Jupiter ) dibuat berhadap-hadapan di Promontory Summit, hanya dipisahkan oleh sebuah bantalan rel. Tidak diketahui berapa banyak orang menghadiri acara tersebut, perkiraan berkisar 500 sampai sebanyak 3.000 pejabat pemerintah dan kereta api dan pekerja track hadir untuk menyaksikan upacara tersebut.
 
model lokomotif Yupi dengan road number 119 'the Last Spike'

 Sejarawan kemudian berpikir bahwa kurangnya pekerja Cina terlihat di potret resmi acara itu karena rasisme , namun ketidakhadiran mereka adalah karena pada waktu pelaksanaan upacara tersebut, banyak pekerja pulang ke pondok mereka yang terletak agak jauh dari lokasi upacara.
Central Pacific Railroad (CPRR) merupakan jaringan kereta api perintis di Negara Amerika Serikat (Yuwes) yang menghubungkan California dan Utah dan merupakan Transcontinental Railroad pertamax di Amerika Utara.  Kini menjadi bagian dari jaringan maskapai kereta api Union Pacific.  Proposal Central Pacific Railroad baru disahkan oleh Kongres Amerika Serikat pada tahun 1862. 
 
model/ miniatur kereta penumpang Central Pacific Railroad, cikal bakal 'SP' Southern Pacific
Pembiayaan atas pembangunannya melalui " The Big Four "(yang menyebut diri mereka" The Associates "): Leland Stanford, seorang pengusaha dari Sacramento, California, Collis Huntington , Charles Crocker , dan Mark Hopkins .  Sebagai penanggungjawab konstruksinya : Charles Crocker, mengerahkan sekitar 12.000 buruh para pekerja dari wilayah Barat yang terutama terdiri dari  imigran Cina , dieksploitasi oleh Perusahaan Central Pacific Railroad.  Pekerja-pekerja imigran dari China tersebut, jumlahnya mencapai 90 persen dari seluruh angkatan kerja
Pada tahun 1885 Central Pacific Railroad disewa oleh Southern Pacific Company, dan pada tahun 1959 mereka merger menjadi Southern Pacific.  Hingga kini jalur utama (main line) Union Pacific dan Southern Pacific masih mengukuti jalur bersejarah Overland Route dari Omaha, Nebraska sampai ke teluk San Fransisco.
model lokomotif 'CAB FORWARD' 2-8-8-2 armada Southern Pacific

Untuk mengenal lebih jauh tentang kereta api mancanegara Eropa (Yurop), mari berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/lokomotif-lokomotif-mirip-2.html

Untuk mengenal lebih jauh tentang kereta api mancanegara Amerika (Yuwes), mari kemari http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yuwes.html 


Untuk mengetahui lebih banyak tentang miniatur kereta api Indonesia, mari silahkan http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-indonesia.html 

Minggu, 19 Januari 2014

SKALA ≠ GAUGE

SKALA 1/87 versus GAUGE HO


Kita dapat melihat skala 1/87 yang ajib pada gambar ini
kedua model lokomotif memiliki skala 1/87
kredit foto http://www3.telus.net/KMR/Pictures/ng%26sglr.JPG   lokomotif kiri dan lokomotif kanan, sama-sama memiliki skala 1/87  figure masinis memiliki tinggi dan besar yang sama
terlihat jelas bahwa lokomotif di kanan jauh lebih besar daripada lokomotif di kiri
Mari kita perhatikan lebar rel(track) model lokomotif yang besar dan model yang kecil di kiri, ternyata lebar track nya tidak sama, dan ini yang disebut dengan GAUGE
penjelasan yang cukup indah tentang GAUGE
penjelasan teknis GAUGE
Gauge adalah jarak bersih di antara dua batang rel kereta api (track dalam model kereta api)
dari penggambaran di atas, kita dapat memahami, bahwa untuk model-model kereta api berskala sama, BISA memiliki gauge yang BERBEDA
Dapat dimengerti bahwa model-model kereta api dengan skala 1/87 tidak selalu mempunyai gauge HO (gauge HO memiliki pengertian gauge standar untuk skala 1/87)
Di bawah ini ada perbedaan (selisih) gauge standar dengan gauge narrow (sempit) dalam dunia kereta api atau model kereta api
lebar gauge standar Internasional (diakui sebagai standar baku) adalah 1435mm. dan gauge tersebut dipakai di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa (secara mayor) di samping itu termasuk Jepang dan Australia.
Lebar gauge di luar 1435mm. ada yang lebih lebar maupun lebih sempit, dan yang lebih sempit dari 1435mm. dinamakan gauge NARROW (sempit).
Gauge 'narrow' sendiri memiliki range antara 1200mm. sampai 500mm. dan aplikasinya ber-ragamm di tiap-tiap negara.  Kebetulan rel kereta api di Indonesia menggunakan gauge narrow 1067mm. yang dahulu sebenarnya merupakan gauge tramweg atau kereta tram (kereta dalam kota, kereta jarak pendek atau menengah) kecuali untuk kereta api lori tebu, menggunakan gauge 600mm.
Berikut gambaran tentang lebar track terhadap roda model kereta api yang berbeda untuk skala 1/87 (HO)
perbandingan bogie gauge standard, track 'N' dan track HOe
track sebelah kiri (bantalan hitam) merupakan track untuk model kereta api ber-skala 'N' dan track kanan (bantalan krem) merupakan track untuk model kereta api ber-skala HO dengan gauge 9mm. (dinamakan HOe atau HOn30 atau HOn2½) menunjukkan adanya perbedaan GAUGE pada skala HO (1/87).  Track untuk HOe atau HOn30 atau HOn2½ memiliki gauge yang sama dengan model kereta api gauge standar berskala 'N'.  (skala HO adalah 1/87 dan skala N adalah 1/160) Gauge standard untuk model kereta berskala 'N' adalah 9mm.
Yang membedakan adalah lebar bantalan dan jarak kerapatan antara bantalan, track kiri dan track kanan berbeda, karena memang masing-masing melayani skala yang berbeda.   Namun gauge keduanya sama-sama 9mm.
sumber gambar : http://www.railroad- line.com/forum/data/Dutchma/200921818754_TestTrack2a.jpg

 

 

TENTANG SKALA  

 Semua miniatur merupakan obyek yang dikecilkan (diperkecil) proporsional dari obyek yang sebenarnya (**dalam bahasa Inggris sering disebut 'scaled down').  Proporsional artinya mencakup semua dimensi (panjang - lebar -tinggi).  Sedangkan angka faktor perkecilan ini yang dinamakan dengan skala, dinyatakan dengan pecahan, berpembilang '1' sebagai object yang sesungguhnya (misal : 1/10; 1/32; 1/43; 1/64; 1/72; 1/100 dan seterusnya)  Arti dari skala 1/10 : miniatur tersebut diperkecil proporsional 1/10 dari object yang aseli, lebarnya juga 1/10, tingginya juga 1/10, panjang nya juga 1/10 dibandingkan dengan object sesungguhnya.  Sebuah kotak yang ber-ukuran tinggi 10cm. lebar 20cm. panjangnya 50cm. pada miniatur skala 1/10 lebarnya akan menjadi 1cm. panjang 2cm. dan lebar 5cm. (**semua diperoleh dari tinggi 10cm. x 1/10 - lebar 20cm. x 1/10 - panjang 50cm. x 1/100) demikian seterusnya.

Wiki (Wikipedia) mencatat skala 'O' pertamax dipakai oleh pabrik kamod paling senior : 'märklin' pada kisaran tahun 1900, dan hingga tahun 1930-an skala 'O' masih sangat populer di kalangan kamoder Yuwes (Amrik, Amerika).
Gauge rel kereta api standard pada skala ft adalah 4ft 8½inch atau 56½inch (**pada sistem Feet, 1ft habis terbagi 12inch. dan pembagian terkecil dari 1inch adalah 1/64) pada skala milimeter ini menjadi 1435mm.
Gauge pada skala 'O' adalah 1,181inch ~ 1,3inch dan 1,3inch ini adalah 43,5 bagian (tepatnya 43,46153846153846) dari 56½inch  atau dengan kata lain gauge skala 'O' merupakan 1:43,5 dari realscale (gauge sebenarnya)
Gauge pada skala HO ('Half O') merupakan ½ dari gauge 'O' atau dalam desimal menjadi 0,65inch (penulisan sistem inch yang benar bukan dengan desimal, melainkan menggunakan angka pecahan)
Sementara penyebutan dari skala 'O' adalah  berasal dari gauge 0 yang artinya : bahwa skala tersebut lebih kecil dari skala 1 (gauge 1).  Gauge 1 - yang populer di awal abad20 - memiliki gauge 1¾inch atau dalam unit metric terbaca 44,45mm.  Terhadap object gauge standard Internasional skala real, Gauge 1 memiliki perbandingan skala 1/32

derivasi pada skala HO (1/87)

gauge HO = 16,5 milimeter (±mewakili gauge 1435mm. 56½inch pada realscale)
gauge HOn3½ = 12 milimeter (± mewakili gauge 1060mm. atau 42 inch pd realscale)
gauge HOm = 12 milimeter (idem)
gauge HOn3 = 10,5 milimeter (± mewakili gauge 914mm. atau 36 inch pada realscale)
gauge HOn30 = 9 milimeter (± mewakili gauge 800mm. atau 31½inch pada realscale)
gauge HOn2½ = 9 milimeter (idem)
gauge HOe = 9 milimeter (idem)

untuk mengenal lebih jauh tentang model kereta api mancanegara, anda dapat berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yurop.html   dan untuk pengenalan lebih dalam tentang model miniatur kereta api Indonesia, silahkan ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-indonesia.html  dan kunjungi juga halaman-halaman yang lainnya, selamat menikmati dan

-terimakasih-