Total Tayangan Halaman

Minggu, 19 Januari 2014

SKALA ≠ GAUGE

SKALA 1/87 versus GAUGE HO


Kita dapat melihat skala 1/87 yang ajib pada gambar ini
kedua model lokomotif memiliki skala 1/87
kredit foto http://www3.telus.net/KMR/Pictures/ng%26sglr.JPG   lokomotif kiri dan lokomotif kanan, sama-sama memiliki skala 1/87  figure masinis memiliki tinggi dan besar yang sama
terlihat jelas bahwa lokomotif di kanan jauh lebih besar daripada lokomotif di kiri
Mari kita perhatikan lebar rel(track) model lokomotif yang besar dan model yang kecil di kiri, ternyata lebar track nya tidak sama, dan ini yang disebut dengan GAUGE
penjelasan yang cukup indah tentang GAUGE
penjelasan teknis GAUGE
Gauge adalah jarak bersih di antara dua batang rel kereta api (track dalam model kereta api)
dari penggambaran di atas, kita dapat memahami, bahwa untuk model-model kereta api berskala sama, BISA memiliki gauge yang BERBEDA
Dapat dimengerti bahwa model-model kereta api dengan skala 1/87 tidak selalu mempunyai gauge HO (gauge HO memiliki pengertian gauge standar untuk skala 1/87)
Di bawah ini ada perbedaan (selisih) gauge standar dengan gauge narrow (sempit) dalam dunia kereta api atau model kereta api
lebar gauge standar Internasional (diakui sebagai standar baku) adalah 1435mm. dan gauge tersebut dipakai di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, negara-negara Eropa (secara mayor) di samping itu termasuk Jepang dan Australia.
Lebar gauge di luar 1435mm. ada yang lebih lebar maupun lebih sempit, dan yang lebih sempit dari 1435mm. dinamakan gauge NARROW (sempit).
Gauge 'narrow' sendiri memiliki range antara 1200mm. sampai 500mm. dan aplikasinya ber-ragamm di tiap-tiap negara.  Kebetulan rel kereta api di Indonesia menggunakan gauge narrow 1067mm. yang dahulu sebenarnya merupakan gauge tramweg atau kereta tram (kereta dalam kota, kereta jarak pendek atau menengah) kecuali untuk kereta api lori tebu, menggunakan gauge 600mm.
Berikut gambaran tentang lebar track terhadap roda model kereta api yang berbeda untuk skala 1/87 (HO)
perbandingan bogie gauge standard, track 'N' dan track HOe
track sebelah kiri (bantalan hitam) merupakan track untuk model kereta api ber-skala 'N' dan track kanan (bantalan krem) merupakan track untuk model kereta api ber-skala HO dengan gauge 9mm. (dinamakan HOe atau HOn30 atau HOn2½) menunjukkan adanya perbedaan GAUGE pada skala HO (1/87).  Track untuk HOe atau HOn30 atau HOn2½ memiliki gauge yang sama dengan model kereta api gauge standar berskala 'N'.  (skala HO adalah 1/87 dan skala N adalah 1/160) Gauge standard untuk model kereta berskala 'N' adalah 9mm.
Yang membedakan adalah lebar bantalan dan jarak kerapatan antara bantalan, track kiri dan track kanan berbeda, karena memang masing-masing melayani skala yang berbeda.   Namun gauge keduanya sama-sama 9mm.
sumber gambar : http://www.railroad- line.com/forum/data/Dutchma/200921818754_TestTrack2a.jpg

 

 

TENTANG SKALA  

 Semua miniatur merupakan obyek yang dikecilkan (diperkecil) proporsional dari obyek yang sebenarnya (**dalam bahasa Inggris sering disebut 'scaled down').  Proporsional artinya mencakup semua dimensi (panjang - lebar -tinggi).  Sedangkan angka faktor perkecilan ini yang dinamakan dengan skala, dinyatakan dengan pecahan, berpembilang '1' sebagai object yang sesungguhnya (misal : 1/10; 1/32; 1/43; 1/64; 1/72; 1/100 dan seterusnya)  Arti dari skala 1/10 : miniatur tersebut diperkecil proporsional 1/10 dari object yang aseli, lebarnya juga 1/10, tingginya juga 1/10, panjang nya juga 1/10 dibandingkan dengan object sesungguhnya.  Sebuah kotak yang ber-ukuran tinggi 10cm. lebar 20cm. panjangnya 50cm. pada miniatur skala 1/10 lebarnya akan menjadi 1cm. panjang 2cm. dan lebar 5cm. (**semua diperoleh dari tinggi 10cm. x 1/10 - lebar 20cm. x 1/10 - panjang 50cm. x 1/100) demikian seterusnya.

Wiki (Wikipedia) mencatat skala 'O' pertamax dipakai oleh pabrik kamod paling senior : 'märklin' pada kisaran tahun 1900, dan hingga tahun 1930-an skala 'O' masih sangat populer di kalangan kamoder Yuwes (Amrik, Amerika).
Gauge rel kereta api standard pada skala ft adalah 4ft 8½inch atau 56½inch (**pada sistem Feet, 1ft habis terbagi 12inch. dan pembagian terkecil dari 1inch adalah 1/64) pada skala milimeter ini menjadi 1435mm.
Gauge pada skala 'O' adalah 1,181inch ~ 1,3inch dan 1,3inch ini adalah 43,5 bagian (tepatnya 43,46153846153846) dari 56½inch  atau dengan kata lain gauge skala 'O' merupakan 1:43,5 dari realscale (gauge sebenarnya)
Gauge pada skala HO ('Half O') merupakan ½ dari gauge 'O' atau dalam desimal menjadi 0,65inch (penulisan sistem inch yang benar bukan dengan desimal, melainkan menggunakan angka pecahan)
Sementara penyebutan dari skala 'O' adalah  berasal dari gauge 0 yang artinya : bahwa skala tersebut lebih kecil dari skala 1 (gauge 1).  Gauge 1 - yang populer di awal abad20 - memiliki gauge 1¾inch atau dalam unit metric terbaca 44,45mm.  Terhadap object gauge standard Internasional skala real, Gauge 1 memiliki perbandingan skala 1/32

derivasi pada skala HO (1/87)

gauge HO = 16,5 milimeter (±mewakili gauge 1435mm. 56½inch pada realscale)
gauge HOn3½ = 12 milimeter (± mewakili gauge 1060mm. atau 42 inch pd realscale)
gauge HOm = 12 milimeter (idem)
gauge HOn3 = 10,5 milimeter (± mewakili gauge 914mm. atau 36 inch pada realscale)
gauge HOn30 = 9 milimeter (± mewakili gauge 800mm. atau 31½inch pada realscale)
gauge HOn2½ = 9 milimeter (idem)
gauge HOe = 9 milimeter (idem)

untuk mengenal lebih jauh tentang model kereta api mancanegara, anda dapat berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yurop.html   dan untuk pengenalan lebih dalam tentang model miniatur kereta api Indonesia, silahkan ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-indonesia.html  dan kunjungi juga halaman-halaman yang lainnya, selamat menikmati dan

-terimakasih-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar