Kondisi pasar perdagangan barang hoby miniatur kereta api di Indonesia, membuat modeler kereta api Indonesia harus berjuang demi menghadirkan karya miniatur kereta api yang Indonesiawi. Benda-benda perlengkapan miniatur kereta api yang beredar di pasar hoby, mengacu pada standard Internasional, dengan gauge 16,5mm.; pada skala HO 1/87 mewakili 4ft8½inch atau 56½inch dalam unit metric =1435mm.- Sementara pada kenyataannya kereta api yang umum berjalan di Indonesia menggunakan gauge 1067mm. (3ft6inch); pada skala HO 1/87 gauge ini lebih dekat ke HOn3½ dengan gauge 12mm.; atau mewakili 1043,636mm. pada skala 1:1 (**dengan selisih 2,3363cm. lebih sempit dibandingkan rel yang dipakai secara umum di Indonesia).
Hal ini diperparah dengan kondisi model lokomotif yang ‘Frateschi oriented’ – karena di dunia hanya merk Frateschi yang membuat miniatur lokomotif paling mendekati lokomotif yang umum dipakai di Indonesia (buatan General Electric U20C) – belakangan ada miniatur lokomotif dari Australia ber-merk Auscision seri N468V Line, yang mewakili lokomotif CC206 di Indonesia, akan tetapi lokomotif tersebut masih tergolong baru.
![]() |
model lokomotif Auscision N468 V Line |
Waaah, maknyooootttt postingannya..... Jojom Gan... :thumbs
BalasHapusnahh....bingung niki
HapusDimana saya bisa mendapat mesin miniatur kereta api.
BalasHapusRisya Agustinie bisa menghubungi alamat-alamat seller yang sudah saya kumpulin di sini, agak di bagian bawah artikelnya >> http://aabandema.blogspot.com/2014/02/pengenalan-lokomotif-uap-lanjutan.html
Hapus