Total Tayangan Halaman

Jumat, 17 Januari 2014

MINIATUR, KERETA API, ARSITEKTUR, RUANG PUBLIK DAN SEJARAH

MINIATUR KERETA API, BUILDING DAN ARSITEKTUR

Dalam sebuah penataan Lay Out, kita akan melibatkan beberapa obyek - selain kereta api miniatur beserta relnya.  Obyek tersebut akan berupa elemen alam (pepohonan, perbukitan atau sungai dan empang) dan bisa merupakan elemen building (jembatan, menara dan bangunan)
paling tidak kita melibatkan sebuah stasiun kereta api seperti pada gambar di atas http://www.flickr.com/photos/dgaken/4749087190/  atau fasilitas penambangan pengolahan batubara, sebuah area petikemas dan lain sebagainya.
Penempatan obyek-obyek bangunan, tak pelak melibatkan arsitektur dan penataan untuk memberikan citra pada Lay Out secara keseluruhan, meskipun tanpa disadari.
Stasiun, Pabrik, Pertokoan dan beberapa obyek lainnya akan membentuk atmosfir sebuah Lay Out, membawa kita kepada sebuah mikrokosmos yang maya, di mana mungkin kita pernah datang ke sana.
penempatan building membawa pada sebuah atmosfir
 Seperti nampak pada foto di atas, dari http://www.layoutbuilders.com/   ...Sebenarnya kita dapat mengarahkan atmosfir tersebut pada imaji-imaji yang kita inginkan, untuk nuansa lokal, kita bisa menghadirkan 'sesuatu' yang dapat mengartikulasikan ke-lokalan tersebut
usaha menghadirkan 'lokalitas' dari building - gaya arsitektur

atau mengangkat sesuatu yang vernakular untuk mempertajam artikulasi kehadiran lokalitas yang kita harapkan, membangun atmosfir dengan memadukan semua unsur pendukungnya

usaha membangun atmosfer lokal dari arsitektur rakyat (vernakular)
mengisi dunia mini dengan vegetasi (pohon pisang, vegetasi khas Indonesia)
jangan lupa mengangkat jemuran (laundry)

sudut lain, keterlibatan arsitektur dalam membangun semangat lokal pada dunia miniatur kereta api

SEKHILAF SEJARAH

setelah pembahasan tentang miniatur kereta api, kurang lengkap jika kita tidak mengintip kilas balik sejarah kereta api dan perkereta apian kita.
Telah banyak blog maupun situs yang mengupas tentang sejarah perkereta apian di tanah air, sehingga saya mencoba menyingkap sedikit saja dari sisi-sisi yang barangkali kurang ter-ekspos atau masih banyak yang perlu kita gali.
Di Pulau Jawa, kota Jakarta – Surabaya baru terhubung jaringan kereta api pada tahun1894 setelah jalur Maos dan Cibatu bisa diselesaikan.   Nederladsch Indischë Spoorweg Maatschappij (perusahaan swasta yang mempelopori pembangunan jaringan kereta api di Indonesia zaman itu) sudah kehilangan kendali atas jalur Batavia ~ Buitenzorg, praktis pengelola perkereta apian dari Batavia ~ Surabaya adalah perusahaan negara (waktu itu) Staatsspoorwegen.   Batavia – Surabaya terhubung dengan Jalur rel kereta api untuk pertama kali melalui Buitenzorg (Bogor) – Sukabumi – Bandung - Jogja dengan waktu tempuh tiga hari (pada waktu itu, kereta api masih belum diperbolehkan melakukan perjalanan malam hari).

stasiun Buitenzorg (Bogor) tahun 1927
Kereta Api baru diijinkan untuk berjalan pada malam hari, pada tahun 1918, setahun setelah diresmikannya jalur Cirebon – Kroya oleh SS.  Pembukaan jalur ini mempersingkat jarak Batavia – Surabaya sampai 44km  dan sejak itu rute perjalanan kereta Batavia~Surabaya dialihkan melalui Batavia (Jakarta) – Cirebon – Kroya – Yogya – Surabaya Kota untuk mempersingkat waktu tempuh, sehingga memungkinkan Batavia ~ Surabaya ditempuh dalam waktu 17 Jam.   Dan pada waktu itu, Batavia ~ Cirebon ~ Tegal ~ Semarang belum tersambung karena stasiun Cirebon (Kejaksaan) adalah stasiun Staatspoorwegen, sementara stasiun Cirebon Prujakan milik 'Semarang - Cheribonsche Stoomtram Maatschappij' (SCS Mij)
nampak dekat lokomotif Staatsspoorwegen di turntable stasiun Cirebon Kejaksaan
turntable di stasiun Cirebon Kejaksaan (1913~1916)
tampak Bangunan depan stasiun Cirebon Kejaksaan (1913~1916)
stasiun Cirebon Kejaksaan tahun 2013
Stopplaats Djrakah dan kereta SCS
sumber foto-foto lama dari KITLV.nl    http://media-kitlv.nl/all-media/indeling/detail/form/advanced/start/2?q_searchfield=scs

 mari kita melihat aksi lokomotif uap yang legendaris di Indonesia (Lokomotif C53) di http://aabandema.blogspot.com/2014/01/susunan-roda-lokomotif-uap.html

Artikel ini bersambung, dan selanjutnya dapat anda baca di http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-arsitektur-ruang_18.html

- terimakasih telah berkunjung ke halaman blog ini -

1 komentar:

  1. gan maaf mau tanya, kalau seumpama mau beli gitu dimana ya gan, kalau boleh aku minta nomer wa agan biar kalau tanya tanya enak, terima kasih

    BalasHapus