Total Tayangan Halaman

Sabtu, 18 Januari 2014

MENGENAL LOKOMOTIF MANCANEGARA (YUWES - AMERIKA SERIKAT)

MENGENAL LOKOMOTIF F UNIT

Dalam miniatur kereta api (terutama skala 1/87) ada model yang cukup beken di kalangan kamoder tanah air, dan banyak dijumpai di pasaran, yakni model lokomotif buatan EMD Amerika Serikat (Yuwes) dengan penamaan F Unit.
lokomotif F Unit besutan EMD merupakan lokomotif diesel-elektrik yang di desain untuk angkutan barang (freight locomotives)
Ternyata di Amrik tidak konsisten juga ya,......loko penumpang buat tarik freight,.....loko freight buat tarik penumpang........(**seperti lokomotif CC206 di sini yang didesain untuk freight locomotive).....mirip 'saudara panjang'-nya, yakni E UNIT, maka produksi F UNIT dilakukan di pabrik yang sama di Balai Yasa La Grange, Illinois, dan adapula yang di Balai Yasa GMDD di London, Ontario, Canada.  GMDD merupaken kepanjangan dari General Motors-Diesel Division,  dan Unit-unit F ini ternyata juga dijuwal untuk pasar di luar Amrik (Mexico, Canada dan Arab Saudi,...ehh...ternyata ada kereta api juga di Arab).
Masa produksi seri F ini adalah November 1939~November 1960,....bandingken dengan 'saudara panjang'-nya, E UNIT yang diproduksi dari bulan Mei 1937, sampai Desember 1963.
Nama 'F' yang disandang bukan secara langsung berarti 'Freight' miskipun secara kebetulan lokomotif 'F UNIT' di desain sebagai lokomotif freight,...namun lebih merujuk kepada KAPASITAS DAYA,....di mana 'F' merupakan kepanjangan FOURTEEN, yakni 1400horsepower,.....daya yang menggerakkan F UNIT,....nah yang panjang-nya ('E UNIT') merupakan kepanjangan dari EIGHTTEEN,...1800horsepower.

lokomotif FT-A dari 'Baltimore and Ohio'

lokomotif FT-B dari 'New York Central'
Masih memakai teknologi bogie Blomberg dengan gandar empat (BB), lokomotif-lokomotif F UNIT ini mengusung enambelas silinder EMD 567 series.  lokomotif-lokomotif F UNIT ini di kalangan para railfan di Amrik, dikenal dengan sebutan 'wagon train',.....deretan keluarga F UNIT dari yang sulung adalah lokomotif FT diproduksi 1939~1945,....diikuti adik-adiknya berturut-turut : F2; F3; F7; FP7; F9; FP9 dan terakhir yang bungsu adalah FL9,....sama seperti 'saudara panjang' nya,....lokomotif F UNIT didesain untuk 'berduaan' (berpasangan) antara lokomotif utama (dengan kabin masinis) dan lokomotif booster.....

Cangkang Lokomotif F-Unit dari 'Santa Fe' (lokomotif utama dan lokomotif booster)
 Cab Unit dan Carbody Unit,....adalah julukan dalam terminologi perkeretaapian di Amrik, merujuk pada gaya/ bentuk lokomotip,.....di mana konstruksi rangka bridge truss membentuk body kereta api itu sendiri.

rangka Carbody unit lokomotif F unit
 kredit foto : http://trainsarefun.com/lirr/morrispark/1st%20EMD%20F%20power%20pack.jpg

Jangan lupa untuk berkunjung pada artikel saya yang lain, yang tidak kalah menarik, ...ingin mengenal lebih jauh permasalahan miniatur kereta api Indonesia ?....saya persilahkan anda untuk berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-indonesia.html 


Lokomotif utama dan lokomotif booster F unit
Konfigurasi ini menyebabkan lokomotif-lokomotif jenis Cab Unit memiliki kelemahan pandang dibandingkan bentuk lokomotif hood (hood unit), sehingga lokomotif bermodel Cab Unit dipakai untuk kereta-kereta yang tidak terlalu mementingkan arah pandang ke belakang.   Namun kereta jenis Cab Unit lebih aerodinamis (dengan wajah mbulldog-nya) dibandingkan lokomotif hood unit.  Apakah Krupp M1500 BB a.k.a BB301/ BB304 dengan wajah roti tawar-nya bisa digolongkan ke dalam lokomotif Cab Unit ?


 --------------------------------------------------------------------------------------------------------

MENGENAL LOKOMOTIF E UNIT

EMD E-unit adalah jenis lokomotif diesel untuk kereta penumpang yang dibangun oleh General Motors Electro-Motive Division (EMD) dan pendahulunya, yaitu Electro-Motive Corporation (EMC).
Semua Lokomotif seri E-unit dirakit di La Grange, Illinois, yang produksinya berlangsung dari bulan Mei 1937, sampai Desember 1963. Nama E-unit mengacu pada nomor model yang diberikan untuk setiap jenis berturut-turut, yang semuanya dimulai dengan E.
Pada awalnya, lokomotif E unit didesain berdaya seribu delapan ratus tenaga kuda (1300 kW), namun konsep tersebut sudah dipersiapkan untuk model dengan daya jauh lebih tinggi untpadasa mendatang.
Pendahulu dari E-unit adalah EMC 1800 hp BB lokomotif yang dibuat pada tahun 1935, yang memiliki kekuatan yang sama dengan layout E-unit, tetapi mesin tertutup dalam kabin body dan dengan tipe AAR bogie BB dua gandar.
Pada tahun 1937, EMC juga memperkenalkan TA Model , yang dijual untuk Rock Island (The Chicago, Rock Island and Pacific Railroad yang umum disingkat CRIP atau ROCK, dahulu adalah kereta-kereta eksekutip kelas utama di Midwestern United States) yang memiliki styling carbody sangat mirip, tetapi sebaliknya memiliki lebih banyak kesamaan dengan UP M-10001 , M-10002 , dan M-10003 melalui M-10007 , dalam hal ini adalah 1.200 hp (900 kW), bertraksi tunggal di bogie BB, tidak seperti E-unit yang memiliki konfigurasi bogie' A1A-A1A, dan bukan bagian dari seri E-unit.

model lokomotif E Unit dari 'Southern Pacific' buatan 'Paragon'

Lokomotif-lokomotif unit E, awalnya menggunakan teknologi mesin kapal selam Winton 201 (unit EA / EB , E1 , dan E2) yang telah terbukti tidak sesuai untuk penggunaan lokomotif dengan full throttle.  Seperti kebanyakan lokomotif penumpang sebelumnya, E-unit menggunakan dua mesin untuk mencapai daya yang diharapkan. Hal ini karena keterbatasan teknologi waktu itu yang didapat dari pengembangan mesin tunggal. Meskipun E-unit dapat digunakan secara tunggal untuk kereta api yang pendek, untuk menarik rangkaian yang panjang masih dibutuhkan dobel traksi, bahkan tripel traksi. E-unit bisa dibeli dengan atau tanpa kabin kemudi, unit dengan kabin kemudi disebut unit A atau unit utama, sedangkan unit tanpa kabin kemudi disebut unit B atau unit penguat. Pada Unit B dipasang pengendali sederhana untuk tujuan hostling, tetapi unit B tidak bisa dipakai sebagai lokomotif kendali. Lokomotif-lokomotif tersebut terhubung dengan kabel MU yang memungkinkan kru di unit memimpin di depan untuk mengontrol unit trailing. Kebanyakan maskapai Kereta cenderung untuk membeli set ABA (dua unit A dengan kabin kemudi menghadap ke arah yang berlawanan dengan lokomotif B/ booster di antara keduanya) atau set ABB (satu lokomotif berkabin dengan sepasang lokomotif B/ penguat). Setting ABA tidak perlu dihidupkan untuk menarik di kedua arah, namun unit B lebih murah daripada A unit dan membuat jalan kereta menjadi lebih halus .

Lokomotif E Unit susunan A-B-A

kredit foto : http://2.bp.blogspot.com/-rhZ2eRd6uPU/TYLYP5BWWSI/AAAAAAAAHII/V4si-zS-ats/s1600/sepi-ft-3645.jpg

model Lokomotif E Unit 'Rock Island' susunan A-B-A

Lokomotif-lokomotif unit EA / EB , E1 , dan E2 dibuat untuk produksi yang terbatas, masing-masing untuk dijual ke pengguna rel kereta api tunggal. lokomotif-lokomotif seri E tersebut memiliki lay out mesin ganda V-12, berbogie Blomberg A-1-A, dengan 57 ft 1 in (17,40 m) wheelbase yang akan menjadi standar untuk semua model E berikutnya.
kredit foto : http://www.trainweb.org/fredatsf/cornbelt47_files/image009.jpg
Lokomotif-lokomotif unit E3 , E4 , E5 , dan E6 adalah model produksi standar pra-Perang Dunia II, dengan sedikit perbedaan antara mereka. Semua memiliki mesin 567 baru, dengan total 2.000 hp (1,5 MW), lokomotif-lokomotif tersebut memiliki raut "hidung miring", dan jendela persegi di sisi. Produksi terakhir pada tahun 1942.
The E7 diperkenalkan pada tahun 1945, dan menjadi lokomotif unit E yang memiliki catatan penjualan terbaik. Dengan repowering ditingkatkan 567 pada mesin "A", dan F bergaya "hidung bulldog".
Lokomotif E8 dan E9 adalah model E akhir. The E8 memiliki 567 "B" mesin (2.250 hp (1,68 MW) total), E9 yang memiliki uprated 567 "C" mesin (2.400 hp (1,8 MW) total). Mereka berdua menggunakan gaya tubuh yang sama, dengan kisi-kisi di bagian atas sisi panjang dari loco, dan beberapa jendela "jendela kapal" di bawahnya.
Perlu dicatat bahwa deskripsi model yang dibangun adalah sebagai, EMC / EMD lokomotif sering dibangun dengan standar baru.
Semua E-unit menggunakan bogie yang sama dengan kereta penumpang EMD didesain oleh insinyur Martin Blomberg, merupakan bogie A1A-A1A , dengan traksi pada as roda luar dan roda tengah idle. Seperti terkenal bogie dua-gandar Blomberg, bogie ini tampil luar gantungan musim semi antara roda untuk bantalan yang lebih baik dari sisi ke sisi gerak. Juga seperti Blomberg B, tidak ada equalizers drop antara as roda.
Martin Blomberg (nama lengkap : Martin Petrus Frederik Blomberg) lahir di Östervåla, Swedia pada tanggal 11 Desember 1888  - wafat pada tahun 1966 di Winter Park, Florida adalah seorang insinyur Amerika asal Swedia. Dia lulus dari Institut teknik di Örebro, dan pada tahun 1910 melanjutkan studinya ke universitas di Uppsala. Keberhasilan desain bogie Blomberg ini seterusnya dipakai dengan sangat sedikit perubahan untuk itu selama bertahun-tahun.
Bagi anda yang tertarik dengan model-model lokomotif mancanegara Eropa (Yurop/ Europe), kami persilahkan untuk mengunjungi http://aabandema.blogspot.com/2014/01/mengenal-lokomotif-mancanegara-yurop.html

LOKOMOTIF SHARK ALCO PA
Lokomotif Shark ini adalah lokomotif besutan Alco dan General Electric,....
Lokomotif 'Shark' ini, sama seperti lokomotif E Unit dan F Unit merupakan lokomotif CARBODY UNIT, sama-sama bergandar A1A-A1A dengan unit booster namun sayang kurang beruntung dalam merebut dominasi pasar Unit E besutan EMD - sama-sama didesain untuk menarik angkutan penumpang (passenger loco), Alco PA-PB diproduksi di Schenectady, New York pasa kisaran tahun 1946~1953,....lebih baru daripada E UNIT-nya EMD (1937)

Lokomotif utama Alco -PA (dengan kabin kendali)

LOKOMOTIF VERANDA TURBINE


Prototip Veranda Turbine mulai diperkenalkan pada tahun 1948 (UP 50), dibuat oleh pabrik General Elektrik, dipasarkan oleh konsorsium Alco-GE.   Gas Turbine Electric Locomotive (GTEL) adalah lokomotif yang motor traksi-nya digerakkan oleh alternator yang dikendalikan oleh turbin gas.  Secara prinsip, sistem GTEL merupakan system Diesel Elektrik, hanya di sini (pada GTEL) mesin diesel-nya digantikan oleh kekuatan gas yang dihasilkan oleh turbo-electric.  Teknologi GTEL ini kemudian terbukti sangat boros, karena untuk menghasilkan kekuatan yang kurang lebih sama dengan mesin diesel, GTEL menenggak bahan bakar dua kali lipat lebih banyak daripada mesin diesel,….ditambah lagi dengan faktor kesulitan untuk bahan bakar minyak kental-nya (bunker fuel) segera menjadi tar atau mollase pada suhu dingin,….sehingga minyak tersebut harus selalu dipanaskan (seperti kuah soto daging Madura) pada suhu 93 ° C sebelum digejrot-kan ke turbin.
Sejak akhir Perang Dunia II, Union Pacific memikirkan konsep ‘hemat lokomotif’,…..bagaimana caranya menarik rangkaian-rangkaian yang panjang dan berat dengan sesedikit mungkin lokomotif untuk menekan biaya perawatannya, karena Union Pacific merupakan maskapai kereta api swasta murni.  Dengan membuat lokomotif berdaya besar, diharapkan ongkos pemeliharaan lokomotif bisa dipangkas, karena tidak perlu banyak-banyak mengerahkan lokomotif untuk menarik rangkaian panjang dan berat.  Jadi konsepnya : cukup sedikit namun kuat.
(**Benua Amerika merupakan daratan yang sangat luas dengan geografik yang berat.  Jarak lintas kontinen-nya antara coast ke coast dari sisi benua yang berseberangan, dicapai dalam tempo 4 hingga 8 hari perjalanan berkereta api.....Itulah mengapa Yuwes membuat lokomotif besar-besar seperti Veranda Turbine dan lokomotif 'Big Boy' yang legendaris) 
sebuah model lokomotif yang melegenda 'BIG BOY' buatan 'Broadway Limited Import'
Kredit foto : http://www.rcgrabbag.com/wp-content/uploads/2010/02/D70_6315-Edit.jpg 
bagi anda yang tertarik tentang sejarah perkereta apian di Amerika Serikat, kami persilahkan untuk mengunjungi http://aabandema.blogspot.com/2014/01/sejarah-kereta-api-amerika-yuwes.html
Sebelumnya General Electric (GE)  telah mengembangkan teknologi turbin gas untuk pesawat terbang (aircraft) dan mengusulkan penggunaan teknologi yang sama pada lokomotif.  Dengan mengimplementasikan pada rangkaian yang panjang dan bergerak pada kecepatan tinggi, diharapkan dapat memaksimalkan efisiensi turbin.  Oleh sebab itulah Gas Turbine Electric Locomotive (GTEL) Ini awalnya menarik rangkaian gerbong barang antara Ogden, Utah dan Green River, Wyoming, melewati Weber Canyon dan Echo Canyon, Utah.
Prototype Veranda Turbine (UP 50)

 
model lokomotif UP Veranda Turbine dari 'MTH'
UP 50 adalah unit carbody dengan empat  boogie, di mana masing-masing boogie bergandar 2 (Bo-Bo), dengan pasangan terhubung oleh span bolsters (sebuah batang penghubung traksi antar boogie yang mirip gardan pada kendaraan penggerak roda depan) sehingga memungkinkan lokomotif panjang dengan delapan traksi menikung pada radius normal.
Yang cukup mengejutkan adalah unit-unit kendali Veranda Turbine (PA 1) dijual ke EMD untuk seri unit E, sementara unit turbin dan tender dijagal di lading rucat besi tua Omaha Shop.

rangkaian multiple unit Veranda Turbine

Bila anda ingin melihat stasiun-stasiun di Eropa (Perantjis) dengan kemegahan arsitekturnya, serta gedung perkereta apian di Indonesia, kami persilahkan untuk berkunjung ke http://aabandema.blogspot.com/2014/01/miniatur-kereta-api-arsitektur-ruang_18.html

2 komentar: